Kerugian Rp140 Miliar Tak Terselamatkan dalam Kasus Eksploitasi Protocol Tectonic

TrieTrieBerita Blockhain, Berita KriptoSeptember 8, 202613 Dilihat

Rangkuman

  • Pelaku eksploitasi memanfaatkan manipulasi harga token TONIC untuk meminjam aset senilai $120,4 juta dari protokol pinjaman Tectonic.

  • Validator Cronos melakukan langkah drastis dengan memutar balik riwayat rantai blok demi memulihkan dana senilai $111,2 juta.

  • Dana sebesar $9,19 juta gagal terselamatkan karena pelaku telah memindahkannya keluar dari ekosistem sebelum jaringan dihentikan.

Insiden keamanan siber berskala besar kembali mengguncang sektor keuangan terdesentralisasi global. Pengembang jaringan Cronos mengonfirmasi bahwa dana senilai $9,19 juta (sekitar Rp140 miliar) belum bisa terselamatkan dari protocol Tectonic.

Kerugian ini merupakan buntut dari kasus eksploitasi protokol Tectonic bernilai total $120,4 juta pada akhir Agustus. Tim pengembang bersama validator terpaksa mengambil keputusan kontroversial. Mereka memutar balik (rollback) riwayat transaksi pada buku besar untuk membatalkan sebagian besar kerugian.

Tindakan pemulihan darurat tersebut sukses mengembalikan saldo terdampak sebesar $111,2 juta ke kondisi sebelum insiden. Namun, aset yang telah keluar dari jaringan Cronos sudah berada di luar kendali sistem pemulihan.

Baca juga: Validator Belum Sepakat: Pembaruan Batch XRP Ledger Tertunda

Modus Manipulasi Harga Token TONIC

Laporan audit pasca-insiden (post-mortem) membeberkan bagaimana muslihat penyerang berlangsung sangat cepat. Penyerang protocol Tectonic ini menyebarkan kontrak pintar untuk memanipulasi likuiditas pasar token tata kelola TONIC.

Aset dengan likuiditas tipis ini diperdagangkan melonjak drastis hingga 100 kali lipat dalam 20 menit. Penyerang kemudian memasukkan aset yang harganya melambung tinggi itu sebagai jaminan pinjaman di protokol Tectonic.

Hanya dalam tempo sepuluh menit, penyerang sukses menguras pinjaman $120,4 juta dari sembilan pasar likuiditas. Ahli keamanan siber menegaskan peristiwa ini bukan merupakan kegagalan pembacaan data harga (oracle).

Sistem orakel melaporkan harga pasar secara tepat sesuai kondisi bursa yang dipantau. Masalah krusial muncul karena Tectonic menerima agunan tanpa mengukur ketersediaan likuiditas riil di pasar terbuka.

Keputusan Kontroversial Memutar Balik Rantai Blok

Merespons peretasan cepat tersebut, tim keamanan Cronos mendeteksi aktivitas mencurigakan dalam kurun waktu 36 menit. Para validator kompak menghentikan produksi blok pada nomor 90.907.150 demi mencegah pengurasan cadangan lebih lanjut.

Konsensus validator kemudian sepakat memutar balik jaringan ke blok 90.896.188. Keputusan berat ini membuang 10.961 blok transaksi atau setara hampir dua jam riwayat operasional jaringan.

Langkah ini menghapus seluruh transaksi pengguna biasa yang terekam pada kurun waktu tersebut tanpa terkecuali. Pengembang mengakui dilema besar antara menjaga prinsip finalitas transaksi atau menyelamatkan dana nasabah yang terancam.

Jika jaringan berjalan tanpa pemulihan status, pelaku akan tetap menguasai ratusan juta dolar hasil curian. Seluruh penyedia infrastruktur eksternal seperti bridge, RPC, dan indexer kini telah menyinkronkan kembali sistem mereka.

Baca juga: Kemenangan AfD di Saxony-Anhalt Panaskan Perdebatan Pajak Kripto Jerman

Kerugian Permanen Eksploitasi Protocol Tectonic di Luar Jangkauan Pemulihan

Total dana sebesar $9,19 juta yang berhasil dilarikan setara dengan 7,6% dari total aset terdampak. Sebagian besar dana gelap tersebut terdeteksi berpindah ke jaringan Ethereum sebelum validator sempat menghentikan rantai blok.

Insiden Tectonic menyumbang lebih dari separuh total kerugian akibat peretasan kripto global sepanjang Agustus 2026. Laporan keamanan PeckShield mencatat 50 insiden eksploitasi dengan total kerugian industri mencapai $136,3 juta.

Kini seluruh titik akhir data publik Cronos telah kembali beroperasi normal pasca-pembaruan piranti lunak v1.7.8. Kendati demikian, manajemen belum merinci strategi penggantian untuk menutup dana nasabah yang raib secara permanen tersebut.

Penafian
Informasi di website ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan nasihat keuangan. Investasi crypto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan profesional sebelum berinvestasi.

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Tinggalkan balasan


Postingan Sebelumnya

Postingan Berikutnya

Memuat Pos Berikutnya...
Ikuti
Cari Tren
Populer Saat Ini
Memuat

Masuk 3 detik...

Mendaftar 3 detik...