Tudingan Rekayasa Transaksi: Bursa Kalshi Bantah Dugaan Manipulasi Pasar

TrieTrieBerita KriptoSeptember 21, 202612 Dilihat

Rangkuman

  • Platform bursa Kalshi menghadapi tudingan rekayasa volume perdagangan kontrak berjangka abadi Ethereum senilai $538,6 juta dalam 24 jam.

  • Rasio perputaran transaksi harian dinilai tidak wajar karena mencapai 174 kali lipat dari total nilai posisi terbuka yang hanya mencatat $3,1 juta.

  • Manajemen bursa membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa aturan program insentif secara tegas melarang segala bentuk transaksi semu.

Pasar derivatif aset digital kembali diguncang oleh perdebatan panas seputar keaslian likuiditas transaksi di bursa terdaftar. Bursa prediksi asal Amerika Serikat, Kalshi, terseret isu manipulasi pasar terkait volume perdagangan kontrak berjangka abadi Ethereum.

Tuduhan ini mencuat setelah seorang pedagang publik bernama Beni menyoroti kejanggalan perputaran transaksi harian di media sosial X. Beni membeberkan data perputaran transaksi harian kontrak ETH-PERP yang menembus angka fantastis sekitar 538,6 juta dolar Amerika Serikat.

Namun, nilai posisi terbuka pada pasar tersebut hanya bertengger di kisaran 3,1 juta dolar AS saja. Ketimpangan rasio perputaran modal hingga 174 kali lipat ini memicu kecurigaan keras adanya rekayasa transaksi semu.

Pihak bursa langsung membantah spekulasi miring tersebut dan menegaskan integritas sistem transaksi mereka tetap terjaga bersih. Isu dugaan manipulasi pasar ini menjadi ujian berat bagi transparansi perdagangan bursa derivatif yang diawasi regulator.

Baca juga: Mengukur Rekor Valuasi dan Ambisi Finansial di Balik Rencana IPO Anthropic

Skema Rabat Biaya dan Sorotan Dokumen Resmi Regulator CFTC

Sorotan publik tertuju pada program potongan biaya transaksi yang didaftarkan Kalshi ke Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC). Dokumen sertifikasi resmi tanggal 16 September menunjukkan skema insentif rabat berlaku hingga akhir Desember mendatang.

Aturan program menetapkan pembuat likuiditas (maker) yang memenuhi syarat berhak menerima pembayaran rabat bersih sebesar 0,003 persen. Sementara itu, beban komisi bagi pengambil likuiditas (taker) dipangkas drastis hingga menyentuh angka 0,3 basis poin.

Beni berargumen kombinasi insentif biaya murah tersebut memungkinkan pelaku pasar mengeksekusi pencocokan transaksi mandiri tanpa modal besar. Namun, berkas pengajuan regulasi Kalshi secara eksplisit memuat aturan pencegahan kecurangan yang sangat ketat.

Manajemen menegaskan transaksi hasil manipulasi atau pesanan yang diatur sebelumnya otomatis gugur dari hak klaim rabat. Pejabat Kepatuhan Regulasi bursa berwenang mencabut status keanggotaan peserta nakal serta melayangkan sanksi disipliner yang berat.

Klarifikasi Manajemen Terkait Perbedaan Metrik Kontrak Prediksi

Pemimpin divisi kripto Kalshi, IcoBeast, segera meluruskan polemik tersebut melalui pernyataan balasan di kanal daring. IcoBeast menegaskan pengkritik telah mencampuradukkan data pasar prediksi dengan instrumen kontrak berjangka abadi (perpetual futures).

Metrik volume pada pasar prediksi mencerminkan total lembar kontrak yang diperdagangkan selama periode tertentu. Sebaliknya, instrumen kontrak abadi murni melibatkan fasilitas marjin, utang leverage, serta pembayaran pendanaan berkala tanpa jatuh tempo.

Bursa tidak menerapkan skema rabat pembuat likuiditas tersebut pada pasar prediksi umum. Tampilan simbol mata uang pada antarmuka pengguna dinilai murni mengikuti konvensi umum platform perdagangan aset.

Pasar berjangka abadi Ethereum sendiri telah beroperasi secara resmi sejak peluncuran perdananya pada Juni lalu. Ekspansi produk ini melengkapi instrumen berjangka Bitcoin dan 17 aset alternatif lain yang telah disetujui otoritas.

Baca juga: Gagal Raih Target Penjualan Token, Proyek Linera Resmi Hentikan Operasional

Pengawasan Real-Time Nasdaq dan Kepatuhan Hukum Komoditas

Pedoman resmi divisi pengawasan pasar CFTC mewajibkan seluruh bursa kontrak berjangka memitigasi potensi perdagangan semu. Regulator memperingatkan bahwa skema insentif bervolume tinggi berisiko mendorong strategi transaksi buatan jika pengawasan internal longgar.

Untuk memperkuat integritas perdagangan, Kalshi menggandeng teknologi pengawasan pasar Nasdaq Market Surveillance secara terpadu. Sistem canggih ini memantau perilaku perdagangan abnormal, transaksi orang dalam, dan indikasi manipulasi pasar lintas platform.

Di sisi lain, rumor keterlibatan perusahaan pembuat pasar Jump Trading tidak didukung oleh catatan pelanggaran resmi apa pun. Hubungan kemitraan likuiditas antara bursa dan lembaga pedagang profesional merupakan praktik lazim pada industri derivatif internasional.

Beni sendiri mengaku tengah berkonsultasi dengan tim penasihat hukum sebelum membagikan temuan tambahan berikutnya kepada publik. Hingga kini, otoritas pengawas komoditas belum menerbitkan tuntutan penegakan hukum resmi terhadap aktivitas perdagangan bursa Kalshi.

Penafian
Informasi di website ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan nasihat keuangan. Investasi crypto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan profesional sebelum berinvestasi.

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Tinggalkan balasan


Postingan Sebelumnya

Postingan Berikutnya

Memuat Pos Berikutnya...
Ikuti
Cari Tren
Populer Saat Ini
Memuat

Masuk 3 detik...

Mendaftar 3 detik...