
Bank Standard Chartered resmi meluncurkan fasilitas jual beli Bitcoin dan Ether bagi nasabah kaya di Uni Emirat Arab.
Layanan ini telah memperoleh izin regulasi resmi dari Otoritas Pengatur Aset Virtual Dubai khusus kategori investor profesional.
Transaksi beroperasi menggunakan model sistem tertutup yang menggabungkan eksekusi jual beli, kustodi brankas, dan kliring perbankan internal.
Raksasa perbankan multinasional Standard Chartered resmi meluncurkan fasilitas transaksi aset digital bagi nasabah kaya di Uni Emirat Arab. Layanan baru ini memungkinkan pemodal kelas atas membeli dan menjual Bitcoin serta Ether secara langsung. Inovasi ini menandai langkah maju integrasi perbankan global dalam menghadirkan layanan perdagangan kripto terpadu.
Layanan eksklusif ini telah mengantongi izin resmi dari Otoritas Pengatur Aset Virtual Dubai (VARA) bagi investor profesional. Nasabah dapat bertransaksi langsung melalui rekening bank tanpa membuka akun pada bursa pihak ketiga.
Bank mengelola seluruh rantai penyimpanan kustodi dan penyelesaian transaksi secara internal di dalam ekosistem perbankannya. Inisiatif perintis ini menjadi penawaran perdana bank internasional untuk nasabah kaya di Timur Tengah.
Standard Chartered merancang produk ini lewat kolaborasi divisi perbankan ritel, korporasi, serta entitas Zodia Markets. Ekspansi layanan perdagangan kripto ini kian mempertegas peran perbankan konvensional dalam menjembatani aset digital kelas institusi.
Baca juga: Menguji Ambang Batas Kritis: Mampukah Tren Harga Ethereum Rebound ke $2.600?
Layanan anyar ini beroperasi memakai model sistem tertutup yang mengintegrasikan transaksi, kustodi, serta kliring secara langsung. Nasabah tidak perlu repot memindahkan aset digital menuju dompet eksternal yang rentan terhadap ancaman peretasan.
Pihak bank memastikan sistem penyimpanan aset nasabah memenuhi standar pengamanan institusional yang sangat ketat dan terpercaya. Zodia Markets turut berperan aktif menyediakan likuiditas pasar digital guna menjamin kelancaran eksekusi transaksi pemodal.
Sebelumnya, Standard Chartered telah membuka akses investasi reksa dana ETF serta instrumen derivatif bagi nasabah kaya. Kehadiran transaksi fisik ini melengkapi portofolio produk investasi berbasis teknologi buku besar bagi kalangan makmur.
Meningkatnya minat kelas kakap membuktikan bahwa kebutuhan rasa aman menjadi prioritas utama pemodal modern saat ini. Integrasi sistem ini mempermudah nasabah mengelola portofolio perdagangan kripto langsung dari satu rekening bank.
Peluncuran produk nasabah kaya ini memperluas portofolio layanan institusional yang telah beroperasi selama dua tahun terakhir. Pada September lalu, bank meluncurkan meja transaksi spot institusional melalui cabangnya di Dubai International Financial Centre.
Langkah agresif ini menyusul peluncuran layanan transaksi serupa melalui kantor cabang Inggris. Uni Emirat Arab sendiri menjadi lokasi ideal berkat kepemimpinan regulasi yang progresif dan ramah inovasi teknologi.
CEO Standard Chartered wilayah Timur Tengah Rola Abu Manneh menyebut UEA sebagai salah satu pusat kekayaan dunia. Kepastian regulasi VARA memberikan rasa aman bagi pemodal besar untuk mengalokasikan likuiditas mereka ke pasar. Keberhasilan ekspansi ini memperkokoh reputasi Dubai sebagai salah satu sentra utama perdagangan kripto internasional.
Baca juga: Uji Batas Pertahanan $1,30: Mampukah Tren Pelemahan Harga XRP Tertahan?
Standard Chartered juga aktif mengembangkan layanan kustodi koin stabil dan tokenisasi aset riil. Bank baru-baru ini merilis fasilitas penyimpanan koin stabil RLUSD milik Ripple melalui jaringan buku besar XRP Ledger.
Perseroan menjalin kemitraan bersama grup LMAX dan bursa OKX untuk skema agunan terpadu. Selain itu, bank tengah mempersiapkan peluncuran layanan kustodi aset digital serupa di pasar finansial Singapura mendatang.
Ekspansi lintas negara ini melengkapi operasional kustodi yang telah berjalan aktif di Luxembourg, Hong Kong, dan UEA. Bank juga menuntaskan kesepakatan akuisisi unit kustodi berizin Zodia Custody guna memperkuat infrastruktur teknologi masa depan.
Kesiapan infrastruktur perbankan terpadu ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan ekosistem perdagangan kripto di panggung dunia. Kehadiran bank raksasa global ini membuka era baru tata kelola aset digital yang aman dan profesional.
Penafian
Informasi di website ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan nasihat keuangan. Investasi crypto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan profesional sebelum berinvestasi.






