Gelombang Aksi Jual: Kebijakan Delisting Binance Tekan Harga QUICK dan EPIC

Eka ApriyantiEka ApriyantiBerita KriptoOktober 14, 202616 Dilihat

Ringkasan Berita

  • Bursa kripto Binance resmi mengumumkan rencana penghapusan perdagangan token QuickSwap dan Epic Chain mulai 28 Oktober mendatang.

  • Kabar penghapusan aset tersebut memicu kepanikan pasar hingga menekan harga koin QUICK sebesar dua puluh persen.

  • Manajemen bursa mengambil keputusan tersebut setelah kedua proyek dinilai tidak lagi memenuhi standar kelayakan industri terdaftar.

Pengumuman evaluasi berkala bursa aset digital terbesar di dunia kembali memicu gelombang kepanikan di kalangan para pedagang. Langkah penertiban melalui agenda delisting Binance memicu aksi jual masif terhadap token QuickSwap dan Epic Chain.

Nilai tukar kedua aset digital tersebut merosot tajam sesaat setelah pengumuman resmi meluncur ke publik. Langkah penghapusan ini mencakup penutupan pasar perdagangan spot, kontrak derivatif, serta berbagai produk tabungan earn.

Manajemen menetapkan tanggal 28 Oktober sebagai batas akhir seluruh perdagangan pasangan aset di pasar spot. Keputusan ini membuktikan ketatnya standar pemantauan bursa terhadap instrumen digital yang dinilai berisiko tinggi bagi pemodal. Kebijakan delisting Binance ini menjadi peringatan keras bagi para pengembang proyek Web3 di pasar global.

Baca juga: Ekspansi Bank Global: Standard Chartered Rilis Layanan Perdagangan Kripto

Dampak Penurunan Nilai Tukar dan Tekanan Likuiditas Pasar

Pasar merespons negatif kabar tersebut dengan penurunan drastis pada grafik transaksi token QuickSwap dalam waktu singkat. Data CoinGecko mencatat nilai tukar QUICK merosot hampir dua puluh persen menuju level 0,0081 dolar AS.

Kapitalisasi pasar aset anjlok ke kisaran 5,37 juta dolar dengan volume perdagangan harian mencapai 1,47 juta dolar. Tekanan jual serupa turut melanda koin Epic Chain yang tergelincir lebih dari sepuluh persen dalam sehari.

Nilai EPIC bertengger di area 0,40 dolar dengan kapitalisasi pasar menyusut menjadi 13,48 juta dolar AS. Meskipun harga EPIC sempat menunjukkan perlawanan sesaat, tekanan likuidasi pasar spot akhirnya mendominasi pergerakan grafik harian. Tren pelemahan ini memperpanjang catatan koreksi mingguan kedua instrumen kripto tersebut hingga menembus belasan persen.

Alasan Evaluasi Standar dan Riwayat Label Pengawasan Ketat

Pihak manajemen bursa menegaskan bahwa kedua proyek tidak lagi memenuhi kriteria operasional serta kelayakan platform. Evaluasi rutin mencakup penilaian komitmen pengembang, volume transaksi pasar, likuiditas, hingga standar keamanan arsitektur jaringan.

Bursa juga mempertimbangkan aspek kepatuhan regulasi, transparansi komunikasi publik, serta integritas pasokan koin yang beredar di pasar. Sebelumnya, kedua koin telah menyandang label pemantauan khusus atau monitoring tag sejak beberapa bulan lalu.

Status pengawasan tersebut disematkan pada QUICK sejak akhir April, sementara EPIC menyusul pada akhir Mei. Label peringatan ini memberi sinyal awal bahwa aset memiliki tingkat volatilitas ekstrem dan rentan tereliminasi. Keputusan final delisting Binance membuktikan kegagalan kedua entitas dalam membuktikan perbaikan kinerja fundamental mereka.

Baca juga: Menguji Ambang Batas Kritis: Mampukah Tren Harga Ethereum Rebound ke $2.600?

Jadwal Penutupan Layanan Derivatif dan Batas Akhir Penarikan Saldo

Proses penghentian layanan perdagangan berlangsung secara bertahap guna memberi ruang likuidasi yang tertib bagi nasabah. Fitur beli kilat dan fasilitas pinjaman margin mulai ditutup bertahap sejak pertengahan Oktober.

Selanjutnya, pasar kontrak berjangka akan menutup posisi terbuka nasabah secara otomatis pada 20 Oktober mendatang. Layanan penitipan aset Binance Earn turut menghentikan dukungan produk fleksibel serta produk terkunci secara bersamaan.

Penutupan penuh seluruh pasangan perdagangan spot efektif berlaku pada 28 Oktober pukul 03.00 waktu universal. Pengguna tidak lagi dapat menyetorkan kedua koin tersebut menuju akun bursa mulai 29 Oktober mendatang.

Namun, fasilitas penarikan saldo menuju dompet eksternal tetap terbuka hingga tanggal 28 Desember. Kejelasan jadwal ini membantu pemegang aset memitigasi dampak kerugian dari eksekusi delisting Binance secara terencana.

Kedisiplinan memantau pengumuman bursa menjadi kunci utama bagi pemodal dalam mengantisipasi risiko delisting Binance mendatang.

Penafian
Informasi di website ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan nasihat keuangan. Investasi crypto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan profesional sebelum berinvestasi.

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Tinggalkan balasan


Memuat Pos Berikutnya...
Ikuti
Cari Tren
Populer Saat Ini
Memuat

Masuk 3 detik...

Mendaftar 3 detik...