
Seorang pemodal aset digital di Inggris kehilangan simpanan hingga $800.000 setelah tiga pria bersenjata tajam menyatroni rumahnya secara paksa.
Komplotan pelaku menodongkan senjata tajam ke wajah korban sembari mengikat tubuhnya guna memeras kunci akses dompet perangkat keras Ledger.
Korban selamat tanpa cedera fisik fatal, namun pelaku berhasil merampas perhiasan mewah serta menghancurkan perangkat telepon genggam miliknya.
Aksi kejahatan fisik bersenjata tajam kembali mengincar para pemilik aset digital di kawasan Eropa Barat. Seorang investor kripto asal Inggris mengaku kehilangan aset senilai hampir 800.000 dolar AS dalam insiden perampokan rumah.
Tiga pelaku bersenjata pisau menerobos kediaman korban, mengikat tubuhnya dengan lakban, dan mengancam akan menghabisi nyawanya. Korban pemilik akun @rrealist terpaksa menyerahkan saldo dompet digital di bawah ancaman pembunuhan brutal.
Para pelaku menguras 40.000 dolar dari dompet digital reguler serta 720.000 dolar dari dompet keras bermerek Ledger. Selain merampas koin digital, gerombolan penjahat turut merampas jam tangan mewah dan menghancurkan ponsel miliknya. Teror kekerasan ini menjadi pengingat penting mengenai risiko keamanan nyata yang kini mengintai setiap investor kripto.
Baca juga: Tangkal Serangan Bot MEV: Jaringan Aptos Resmi Rilis Fitur Enkripsi Mempool
Korban membagikan kisah traumatis tersebut di platform media sosial X segera setelah aparat kepolisian mengamankan lokasi kejadian. Pelaku menodongkan tiga bilah pisau ke wajah korban sembari menuntut pembukaan kata sandi akun transaksi secara paksa.
Korban bersyukur berhasil selamat tanpa luka tusukan serius meski menderita sejumlah luka lebam pada bagian tubuhnya. Pihak kepolisian langsung menetapkan rumah kediaman korban sebagai tempat kejadian perkara untuk penyelidikan.
Melalui unggahannya, korban membagikan tautan penjelajah rantai blok Solscan yang memperlihatkan alamat dompet penampung saldo curian. Alamat tersebut memuat ratusan saldo koin Solana saat korban memeriksa riwayat transaksi perpindahan dana paksa.
Meski demikian, pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi resmi mengenai identitas pemilik dompet penerima dana hasil kejahatan tersebut. Insiden mengerikan ini menyadarkan komunitas bahwa ancaman fisik dapat menimpa investor kripto di kediaman pribadi mereka.
Kasus kekerasan fisik terhadap pemilik aset digital tercatat mengalami lonjakan tajam sepanjang tahun 2026. Laporan analitik Chainalysis mencatat kerugian akibat serangan fisik melampaui tiga puluh juta dolar AS.
Sebanyak 46 insiden fisik terdokumentasi selama semester pertama tahun ini dengan porsi perampokan rumah melonjak tajam. Data firma keamanan CertiK mencatat 52 serangan fisik dengan total nilai kerugian mencapai 124,1 juta dolar.
Kawasan Eropa menjadi pusat ancaman utama dengan negara Prancis mencatat puluhan kasus penyerbuan bersenjata paling dominan. Modus kejahatan yang sering dijuluki serangan kunci pas ini memanfaatkan ancaman fisik guna memeras kunci privat. Kerentanan ini memaksa para pengelola dana meningkatkan proteksi identitas diri guna memitigasi bahaya bagi investor kripto.
Baca juga: Manuver Misterius $378 Juta: Akankah Aksi Whales Bitcoin Picu Tekanan Jual?
Kejahatan perampokan ini menyusul putusan vonis bersalah terhadap lima pelaku penculikan warga Prancis di London sebelumnya. Pelaku sempat menyandera kedua korban selama puluhan jam sebelum memaksa mereka mentransfer puluhan ribu dolar aset digital.
Aparat kepolisian Metropolitan London berhasil menyelamatkan korban setelah melacak ponsel pintar yang tertinggal di lokasi. Fenomena kriminal ini kian mengkhawatirkan karena kelompok pelaku kerap mengincar anggota keluarga korban demi melancarkan aksinya.
Riset keamanan menunjukkan bahwa sekitar sepertiga serangan fisik turut melibatkan penyanderaan kerabat dekat pemilik dompet digital. Rekam jejak transaksi buku besar yang transparan sejatinya dapat membantu aparat penegak hukum menelusuri aliran dana kejahatan.
Namun, pengungkapan identitas asli pelaku di balik dompet penampung memerlukan proses investigasi mendalam. Kasus perampokan tragis ini mempertegas urgensi penerapan sistem penyimpanan multisig guna menjaga keselamatan para investor kripto global. Komunitas aset digital kini wajib waspada dan merahasiakan kekayaan pribadi dari incaran kriminal.
Penafian
Informasi di website ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan nasihat keuangan. Investasi crypto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan profesional sebelum berinvestasi.






