Skandal Promosi Memecoin: Harga Token KIMCHI Anjlok 95% Usai Co-Founder Pump.fun Hapus Repost

Vina IndahVina IndahBerita AltcoinOktober 23, 202623 Dilihat

Ringkasan Berita

  • Nilai tukar token KIMCHI berbasis jaringan Solana ambles lebih dari 95% sesaat setelah unggahan materi promosi menghilang dari media sosial.

  • Co-founder platform Pump.fun bernama Alon sempat membagikan ulang tautan promosi koin sebelum akhirnya menarik kembali unggahan tersebut.

  • Firma analitik Lookonchain mengidentifikasi sejumlah dompet mencurigakan yang meraup keuntungan transaksi lebih dari $385.000 selama reli singkat.

  • Para pedagang bursa menuntut pengembalian dana atas dugaan manipulasi pasar di tengah ketiadaan kepastian peretasan akun resmi.

  • Aktivitas pendapatan harian dan jumlah alamat aktif platform Pump.fun mengalami penurunan tajam menyusul mencuatnya kontroversi pasar ini.

Skandal manipulasi promosi aset digital kembali mengguncang jaringan Solana setelah nilai tukar token KIMCHI anjlok lebih dari 95%. Kejatuhan harga kilat ini bermula saat unggahan promosi pada akun pedagang kripto Kimchi tiba-tiba menghilang dari linimasa X.

Kontroversi kian memanas karena co-founder Pump.fun bernama Alon sempat membagikan ulang (repost) tautan promosi koin tersebut kepada pengikutnya. Berdasarkan data firma analitik Lookonchain, akun Kimchi mempromosikan koin baru usai menerima alokasi 500 juta keping aset secara cuma-cuma.

Namun, sesaat setelah pembuat menghapus promosi, valuasi pasar koin langsung runtuh pasca sempat menyentuh angka $14 juta. Para pemodal ritel kini meluapkan kemarahan serta menuntut pertanggungjawaban atas kerugian modal yang mereka derita. Tragedi pasar spekulatif ini memperingatkan bahaya skema pompa dan buang (pump and dump) pada instrumen token KIMCHI terkini.

Baca juga: Open Interest Derivatif Merosot 12%: Mengapa Tren Pelemahan Harga Zcash Terjadi Hari Ini?

Kronologi Penghapusan Promosi dan Kolaps Kapitalisasi Pasar

Kontroversi bermula ketika akun X milik Kimchi membagikan gambar promosi buatan kecerdasan buatan (AI) yang memuat kode QR. Kode tersebut mengarahkan para pengguna bursa menuju laman peluncuran token KIMCHI di platform Pump.fun secara instan.

Tindakan Alon yang membagikan ulang postingan tersebut memicu efek bola salju dan menarik perhatian ribuan spekulan bursa. Dalam hitungan menit, nilai market capitalization melonjak melampaui $10 juta sebelum menyentuh puncak tertinggi mendekati $14 juta.

Namun, euforia transaksi berbalik menjadi kepanikan massal saat kedua akun menghapus postingan promosi mereka tanpa pemberitahuan resmi. Harga koin seketika rontok lebih dari 95% hingga mendekati penurunan ekstrem 99% dari titik puncaknya.

Pedagang kripto Arez menuding adanya indikasi pengalihan tautan kode QR setelah koin berhasil menyerap likuiditas volume beli besar. Spekulan yang membeli di area pucuk menelan kerugian portofolio fatal akibat kejatuhan nilai token KIMCHI secara mendadak.

Temuan Transaksi Mencurigakan dan Keuntungan Ratusan Ribu Dolar

Investigasi rantai blok Lookonchain mengidentifikasi sejumlah dompet mencurigakan yang mengumpulkan koin pada harga sangat murah sebelum reli. Analisis data menunjukkan dompet tersebut langsung melikuidasi simpanan aset saat harga meroket dan meraup keuntungan lebih dari $385.000.

Penyelidik melacak tiga alamat dompet Solana yang mengeksekusi pola transaksi akumulasi cepat dan penjualan masif tersebut. Meskipun memperlihatkan anomali perdagangan, bukti transfer on-chain belum dapat memastikan identitas pengendali sebenarnya dari alamat dompet bersangkutan.

Di tempat terpisah, riset Bitquery mendokumentasikan pola serupa pada peluncuran koin lain yang menghasilkan keuntungan $104.000. Namun, Bitquery menegaskan ketiadaan bukti transfer langsung antara dompet penampung laba dan pihak deployer kontrak pintar.

Temuan transaksi janggal ini kian memicu spekulasi mengenai keterlibatan orang dalam dalam mempermainkan pergerakan harga pasar. Ketidakjelasan arus dana ini menempatkan keabsahan riwayat transaksi spekulatif token KIMCHI dalam sorotan tajam regulator.

Gelombang Tuntutan Refund dan Dugaan Peretasan Akun

Menyusul kehancuran nilai koin, komunitas pedagang melancarkan protes keras dan menuding para pihak terlibat mempromosikan aset berbahaya. Pengguna akun tontheneko secara terbuka menuntut pengembalian dana (refund) dari pihak pengelola platform Pump.fun.

Pengguna menilai pimpinan platform semestinya memverifikasi keabsahan proyek sebelum menyebarkan materi promosi kepada para pengikut media sosial. Namun, tindakan membagikan ulang promosi tidak secara otomatis membuktikan adanya keterlibatan konspirasi penipuan terencana secara hukum.

Sebagian pengamat mengajukan dugaan peretasan akun sebagai penjelasan alternatif atas munculnya unggahan materi promosi mencurigakan tersebut. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai mekanisme pengembalian dana maupun pernyataan resmi dari pihak penegak hukum.

Insiden ini memperkuat studi Bitquery yang mencatat 79% koin peluncuran langsung mati tanpa transaksi lanjutan. Risiko kegagalan sistemik ini memperlihatkan rapuhnya fundamental ekonomi yang melandasi keberadaan token KIMCHI di ekosistem terdesentralisasi.

Baca juga: Bahaya Bergantung pada Pihak Ketiga: Jameson Lopp Imbau Pemegang Bitcoin Pertahankan Self Custody

Penurunan Pendapatan Platform Pump.fun Pasca Kontroversi

Prahara pasar ini bertepatan dengan penurunan aktivitas operasional platform Pump.fun setelah Kimchi menghapus nama situs dari bionya. Data Lookonchain mencatat pendapatan harian platform menyusut sekitar 16% dari $1,61 juta menjadi $1,35 juta.

Jumlah alamat aktif harian turut tergerus 11% dari 178.539 akun menjadi 159.492 akun pada periode sama. Metrik dasbor DefiLlama membenarkan penurunan pendapatan harian tersebut meski perhitungannya membedakan pendapatan protokol dari total biaya transaksi.

Guna meredam ketergantungan pada pasar memecoin, platform baru-baru ini meluncurkan fitur perdagangan futures melalui Hyperliquid. Pengembang juga merilis fasilitas jembatan lintas rantai Pump Bridge guna mempermudah akses likuiditas transaksi multirantai.

Diversifikasi fitur produk keuangan ini bertujuan memulihkan kepercayaan pemodal institusi setelah reputasi jaringan sempat tercoreng. Pengelola bursa wajib memperketat pengawasan promosi demi mencegah manipulasi pasar terulang pada token KIMCHI maupun proyek lainnya. Langkah pencegahan terpadu menjadi kunci mutlak bagi kelangsungan ekosistem inovasi aset digital.

Penafian
Informasi di website ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan nasihat keuangan. Investasi crypto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan profesional sebelum berinvestasi.

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Tinggalkan balasan


Memuat Pos Berikutnya...
Ikuti
Cari Tren
Populer Saat Ini
Memuat

Masuk 3 detik...

Mendaftar 3 detik...