Perseteruan Sengit Merek Dagang Antara Unicoin dan Uniswap

Vina IndahVina IndahBerita BlockhainSeptember 10, 202610 Dilihat

Rangkuman

  • Unicoin mengajukan gugatan terhadap Uniswap Labs ke Pengadilan Distrik Federal New York guna membatalkan hak eksklusif pendaftaran nama UNI.

  • Pihak penggugat menegaskan kata "uni" bersifat generik dan sudah digunakan ribuan entitas bisnis sebelum Uniswap merilis token tata kelola.

  • Perselisihan hukum ini memuncak menjelang rencana penawaran saham perdana Unicoin setelah menerima rangkaian surat somasi dari tim hukum Uniswap.

Sengketa hak kekayaan intelektual kini mengguncang industri Web3 global. Unicoin resmi mendaftarkan gugatan hukum terhadap Uniswap Labs ke Pengadilan Distrik Federal New York. Langkah hukum ini merespons tekanan berbulan-bulan terkait tuduhan pelanggaran merek dagang oleh pihak Uniswap.

Unicoin menuntut hakim membatalkan sertifikat perlindungan federal atas istilah UNI milik Uniswap. Penggugat menegaskan identitas perusahaannya tidak melanggar hak hukum apa pun di pasar terbuka.

Perselisihan memanas setelah Uniswap melayangkan surat peringatan keras sejak Juni lalu. Uniswap menuntut Unicoin menyerahkan domain situs web serta menyetor ganti rugi biaya perkara. Unicoin menolak keras seluruh tuntutan tersebut dan memilih membawa sengketa ini ke meja hijau.

Baca juga: CEO Mundur di Tengah Alotnya Negosiasi Akuisisi Copper

Istilah UNI Dinilai Terlalu Umum untuk Hak Eksklusif

Argumen utama gugatan menyoroti keabsahan pendaftaran merek dagang UNI pada kantor paten federal Amerika Serikat. Pihak Unicoin berpendapat awalan kata tersebut berasal dari bahasa Latin unus yang bermakna universal atau satu.

Biro Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat mencatat lebih dari 3.600 pendaftaran aktif yang memuat unsur kata serupa. Kata ini lazim dipakai dalam istilah umum seperti unit, union, hingga unicorn.

Selain itu, ekosistem kripto mengenal banyak aset mapan yang telah memakai identitas mirip jauh sebelum Uniswap lahir. Nama proyek seperti Unibot, Unifi Protocol DAO, hingga UniLend telah eksis secara luas.

Gugatan tersebut menegaskan bahwa kata tersebut bersifat deskriptif murni dan kehilangan unsur pembeda unik. Oleh karena itu, kantor regulator tidak semestinya memberikan monopoli merek dagang kepada satu pihak swasta saja.

Perbedaan Karakteristik Produk Mencegah Kebingungan Konsumen

Unicoin membantah tudingan bahwa identitas produknya memicu kebingungan bagi para investor aset digital. Perusahaan memasarkan koin beragun aset riil dengan slogan komersial tersendiri bagi kalangan pemodal.

Sebaliknya, Uniswap mengoperasikan protokol bursa desentralisasi yang terikat langsung dengan token tata kelola serta jaringan rantai blok Unichain. Unicoin bahkan telah mengganti nama jaringan internalnya agar tidak memuat awalan kata yang sama.

Desain logo kedua perusahaan juga menampilkan perbedaan visual yang sangat tegas dan kontras. Unicoin mengusung gambar kepala kuda bertanduk dengan sudut garis geometris tajam. Sementara itu, Uniswap memakai ilustrasi kepala makhluk mitologi bergaya kurva lembut.

Selama bertahun-tahun promosi berskala jutaan dolar, konsumen tidak pernah keliru membedakan kedua entitas bisnis tersebut. Perusahaan telah menjangkau ribuan pemegang koin di ratusan negara tanpa kendala identifikasi produk.

Baca juga: Fenomena Baru Wall Street: Lonjakan Fantastis Koin Privasi ZEC

Tekanan Hukum Menjelang Rencana Penawaran Publik

Manajemen Unicoin mencurigai waktu pengiriman somasi berkaitan erat dengan agenda aksi korporasi penawaran umum perdana saham. Pendiri Uniswap, Hayden Adams, sebenarnya telah mengetahui keberadaan bisnis Unicoin sejak beberapa tahun silam.

Kini Unicoin menuntut pengadilan menggelar sidang bersama dewan juri untuk menuntaskan sengketa kepemilikan merek dagang ini. Unicoin menuntut kebebasan penuh memakai nama domain serta meminta ganti rugi biaya pengacara dari Uniswap. Hasil pertarungan hukum ini dipastikan menentukan batas perlindungan identitas komersial di seluruh industri aset digital.

Penafian
Informasi di website ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan nasihat keuangan. Investasi crypto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan profesional sebelum berinvestasi.

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Tinggalkan balasan


Postingan Sebelumnya

Postingan Berikutnya

Memuat Pos Berikutnya...
Ikuti
Cari Tren
Populer Saat Ini
Memuat

Masuk 3 detik...

Mendaftar 3 detik...