
Paket perbaikan peranti lunak fixCleanup3_4_0 berhasil mengamankan 29 suara dukungan validator terpercaya guna menyambut aktivasi pada 23 Oktober mendatang.
Usulan protokol peminjaman modal institusional XLS-66 dan brankas XLS-65 masih tertahan akibat belum memenuhi ambang batas suara mayoritas 80 persen.
Sistem konsensus XRP Ledger mewajibkan pemenuhan masa tunggu stabil selama 14 hari berturut-turut sebelum aturan baru resmi berlaku pada rantai utama.
Pembaruan kode menambal galat pembulatan token likuiditas pada pembuat pasar otomatis serta memperketat verifikasi penarikan brankas simpanan.
Operator simpul peladen diwajibkan segera memperbarui peranti lunak xrpld ke versi 3.4.0 demi menjaga kelancaran sinkronisasi transaksi jaringan.
Konsensus komunitas pengembang buku besar terdistribusi XRP Ledger kian mendekati babak akhir aktivasi perbaikan peranti lunak penting. Paket amendemen pembersihan sistem fixCleanup3_4_0 berhasil mengamankan 29 suara validator dari total 35 validator terpercaya. Langkah teknis ini mengantar aktivasi paket pembaruan XRPL tersebut menuju jadwal rilis pada 23 Oktober mendatang.
Dukungan validator telah melampaui ambang batas mayoritas 80% sejak pengajuan perdana pada awal bulan. Namun, nasib berbeda masih menaungi rencana peluncuran protokol peminjaman modal institusional di jaringan buku besar tersebut.
Usulan fitur pinjaman masih tertahan karena baru mengumpulkan 19 suara dukungan validator. Pengembang terus mematangkan kesiapan sistem seraya mengawal masa tunggu dua pekan sebelum implementasi resmi. Kesiapan paket pembaruan XRPL ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas transaksi keuangan terdesentralisasi global.
Baca juga: Era Baru Finansial Terdesentralisasi: Bos Ripple Bedah Peluang DeFi Ritel
Proses pengesahan aturan baru di jaringan XRP Ledger menuntut pemenuhan masa tunggu validasi selama 14 hari penuh. Dasbor pemantau jaringan memproyeksikan penuntasan masa persetujuan konsensus pada Jumat pagi pukul 09.34 waktu universal.
Aktivasi aturan baru akan berlaku efektif saat jaringan mencapai interval buku besar khusus atau flag ledger. Pengecekan konsensus otomatis tersebut berlangsung berkala setiap 256 buku besar di dalam rantai.
Namun, perolehan 29 suara dukungan saat ini berada tepat di batas minimal ambang batas persetujuan. Jika satu validator menarik dukungannya, hitungan mundur masa tunggu dua pekan akan otomatis berulang dari awal.
Operator peladen wajib memperbarui peranti lunak xrpld versi 3.4.0 agar tidak terputus dari sinkronisasi rantai. Kepatuhan teknis ini menjamin kelancaran transisi protokol saat mengadopsi paket pembaruan XRPL di rantai utama.
Meskipun paket pembersihan kode memuat komponen pendukung pembiayaan, fitur peminjaman mandiri belum mengantongi restu mayoritas jaringan. Usulan LendingProtocol dengan kode XLS-66 masih kekurangan sepuluh suara dari ambang batas minimum yang berlaku.
Sementara itu, usulan pendukung brankas SingleAssetVault atau XLS-65 baru mengumpulkan 21 suara validator terdaftar. Ketentuan jaringan mewajibkan kedua proposal mengantongi 29 suara dukungan tanpa jeda selama dua pekan berturut-turut.
Dengan demikian, fitur peminjaman belum dapat meluncur bersamaan dengan aktivasi paket perbaikan kode pekan ini. Amendemen pendukung XLS-66 versi 1.1 bahkan merancang format brankas tertutup dengan tiga tahapan operasional ketat.
Pengembang membagi alur pembiayaan ke periode berlangganan modal, investasi peminjaman, serta fase penebusan dana. Pencatatan bunga juga beralih berbasis realisasi pembayaran langsung guna meningkatkan transparansi tata kelola neraca.
Baca juga: Komputasi Dunia Masa Depan: Vitalik Buterin Usul Skema Baru Kriptografi Ethereum
Rancangan arsitektur peminjaman memberi kewenangan penuh kepada pihak pialang untuk menyeleksi profil calon peminjam. Pialang mengevaluasi kelayakan kredit nasabah di luar rantai tanpa mewajibkan penyetoran agunan on-chain rumit.
Pialang dapat menyetorkan modal perlindungan awal guna menutup potensi gagal bayar pinjaman nasabah. Raksasa teknologi Ripple bersama firma audit Halborn terus mendukung penyempurnaan kode ini guna menjamin keamanan institusi.
Di sisi lain, paket perbaikan kode berhasil menambal kekeliruan perhitungan pada pembuat pasar otomatis atau AMM. Penyempurnaan ini mencegah pemusnahan token penyedia likuiditas akibat galat pembulatan saat nasabah menarik modal simpanan mereka.
Sistem memperketat aturan delegasi tanda tangan transaksi guna mencegah penyalahgunaan izin akun. Integrasi perbaikan teknis ini memperkokoh ketahanan arsitektur pembaruan XRPL dalam memproses transaksi aset bernilai besar. Keberhasilan implementasi paket pembaruan XRPL ini membuka jalan bagi kematangan ekosistem finansial modern mendatang.
Penafian
Informasi di website ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan nasihat keuangan. Investasi crypto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan profesional sebelum berinvestasi.






