Ekstradisi dari Belanda: Otak Sindikat Penipuan Kripto $36,9 Juta Ditahan di Los Angeles

Vina IndahVina IndahBerita KriptoOktober 24, 202616 Dilihat

Ringkasan Berita

  • Aparat hukum mengekstradisi warga negara Tiongkok bernama Zheng Zhao dari Belanda ke Los Angeles atas kasus penipuan bernilai $36,9 juta.

  • Terdakwa menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 20 tahun atas dakwaan konspirasi pencucian uang hasil kejahatan yang menyasar 174 korban.

  • Sindikat kejahatan mencuci dana hasil rampasan melalui rekening bank di Bahama sebelum mengonversinya menjadi stablecoin USDT ke Kamboja.

  • Majelis hakim federal sebelumnya telah memvonis sejumlah rekan konspirasi dengan hukuman penjara dan kewajiban ganti rugi puluhan juta dolar.

  • Operasi penegakan hukum siber di Brooklyn berhasil menyita 112 peladen komputer serta menutup ratusan situs bursa investasi palsu.

Aparat penegak hukum internasional berhasil mengekstradisi seorang buronan kasus sindikat penipuan kripto lintas negara dari Belanda menuju Los Angeles. Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengonfirmasi kehadiran tersangka berkebangsaan Tiongkok Zheng Zhao di hadapan pengadilan federal setempat.

Pria berusia 44 tahun tersebut menghadapi tuduhan mengendalikan jaringan kejahatan berbasis di Kamboja yang menyasar 174 warga Amerika Serikat. Skema pencucian uang terorganisir ini berhasil memindahkan dana gelap senilai lebih dari $36,9 juta melalui perbankan Bahama.

Kejaksaan Los Angeles memerintahkan penahanan terdakwa sembari menjadwalkan sidang pembacaan dakwaan resmi pada 30 November 2026 mendatang. Terdakwa menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal dua puluh tahun atas tuduhan konspirasi pencucian uang hasil kejahatan.

Kerja sama intensif antara kepolisian Belanda dan Kantor Urusan Internasional DOJ membuahkan hasil penangkapan konkret. Keberhasilan ekstradisi buronan kakap ini membuktikan komitmen global dalam menindak tegas dalang di balik skema penipuan kripto internasional.

Baca juga: Outflow Bursa Tembus Rekor: Kelompok Whale Ethereum Lepas Ribuan Koin ke Pasar

Rute Pencucian Uang Melalui Rekening Bahama dan Konversi USDT

Jaksa federal membongkar alur transaksi pencucian uang yang bermula dari rekening domestik para korban di Amerika Serikat. Pelaku luar negeri mendekati para korban melalui pesan media sosial, panggilan telepon, serta aplikasi kencan daring.

Setelah membangun kepercayaan emosional, pelaku mempromosikan peluang investasi digital dan mengarahkan korban ke situs web bursa palsu. Halaman muka bursa tiruan sengaja menampilkan keuntungan fiktif padahal dana modal korban telah lenyap seketika.

Dana jarahan tersebut kemudian berpindah melalui rekening shell company Amerika Serikat sebelum berlabuh di Deltec Bank Bahama. Jaksa mendakwa Zhao dan kelompoknya mengonversi simpanan $36,9 juta menjadi stablecoin Tether USDT melalui rekening Axis Digital Limited.

Aset digital USDT tersebut kemudian mengalir menuju dompet wallet digital di Sihanoukville milik pimpinan sindikat kejahatan Kamboja. Dari dompet penampung sentral, pelaku mendistribusikan dana jarahan ke berbagai pusat penipuan di kawasan Asia Tenggara. Jaringan ini memanfaatkan mata uang digital guna mengaburkan rekam jejak modal korban dari sindikat penipuan kripto transnasional.

Vonis Penjara dan Perintah Ganti Rugi Rekan Konspirasi

Pengadilan federal sebelumnya telah menghukum sejumlah rekan konspirasi Zhao yang telah mengakui tindak pidana pengiriman uang ilegal. Terdakwa ShengSheng He menerima vonis 51 bulan penjara serta kewajiban pembayaran restitution sebesar $26.867.242,44.

He terbukti bersalah mengoperasikan bisnis pengiriman uang tanpa izin resmi melalui kepemilikan saham di Axis Digital Limited. Rekan lainnya bernama Jingliang Su menerima hukuman 46 bulan penjara dengan beban kewajiban ganti rugi yang identik.

Hakim Distrik Gary Klausner menetapkan putusan tersebut setelah Su mendekam dalam tahanan federal sejak akhir tahun 2024. Sementara itu, pengadilan menjatuhkan hukuman 36 bulan penjara kepada terdakwa Jose Somarriba atas keterlibatan operasional serupa.

Penetapan sanksi denda pemulihan aset ini menegaskan ketegasan majelis hakim dalam memulihkan hak finansial para korban kejahatan. Tindakan hukum konsisten ini memberikan efek jera terhadap para operator pelaksana di lingkaran penipuan kripto terorganisir.

Baca juga: Awasi Manipulasi Pemilu: CFTC Perketat Pengawasan Pasar Prediksi Bernilai Ratusan Juta Dolar

Operasi Gabungan Lintas Negara Melumpuhkan Infrastruktur Siber

Di luar persidangan Zhao, penegak hukum Amerika Serikat terus menggelar operasi pembersihan massal terhadap infrastruktur kejahatan digital. Kejaksaan Brooklyn bersama FBI menyita 112 peladen komputer dan menutup 241 situs web sindikat penipuan kripto.

Sindikat Eropa Timur tersebut memanfaatkan modus penawaran pemulihan dana untuk kembali memeras korban yang telah kehilangan modal awal. Di tempat lain, bursa kripto Coinbase bergabung dalam gugus tugas khusus bersama National Crime Agency Inggris di London.

Kolaborasi intelijen siber tersebut berhasil memetakan jejaring sindikat Afrika Barat yang kerap melancarkan rekayasa sosial dan pemerasan. Tim gabungan memadukan analisis forensik buku besar rantai blok dengan data akun perpesanan guna membekukan aliran aset gelap.

Penyelidikan kasus Zhao sendiri melibatkan koordinasi lintas lembaga termasuk Secret Service, Homeland Security Investigations, dan U.S. Marshals Service. Jaksa penuntut umum Nisha Chandran dan Alexander Gorin memimpin proses penuntutan perkara perdata dan pidana ini secara terpadu.

Sinergi internasional ini membatasi ruang gerak pelaku kejahatan dalam melancarkan aksi kejahatan penipuan kripto di berbagai benua. Kolaborasi antarnegara menjadi benteng utama dalam melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan terorganisir global.

Penafian
Informasi di website ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan nasihat keuangan. Investasi crypto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan profesional sebelum berinvestasi.

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Tinggalkan balasan


Memuat Pos Berikutnya...
Ikuti
Cari Tren
Populer Saat Ini
Memuat

Masuk 3 detik...

Mendaftar 3 detik...