
Binance mengumumkan penghentian seluruh perdagangan spot stablecoin Pax Dollar (USDP) terhitung mulai 24 September 2026.
Penghentian layanan mencakup produk pinjaman margin, Binance Pay, Earn, hingga transaksi bot secara bertahap.
Pengguna memiliki waktu untuk menarik saldo simpanan dompet menuju jaringan eksternal hingga batas akhir 24 November 2026.
Bursa mata uang digital terbesar di dunia, Binance, resmi mengumumkan kebijakan penghapusan aset secara bertahap. Pihak bursa memutuskan untuk menjalankan agenda delisting USDP dari seluruh layanan perdagangan spot mulai 24 September mendatang.
Langkah ini menyusul hasil evaluasi berkala terhadap likuiditas, volume transaksi harian, dan kepatuhan standar industri. Pengumuman ini berlaku khusus untuk ekosistem Binance tanpa mengganggu status operasional Pax Dollar di bursa lain.
Pihak bursa tidak menyebutkan adanya kendala cadangan aset sebagai pemicu delisting USDP ini. Manajemen mengimbau para nasabah untuk segera menyesuaikan posisi portofolio sebelum pembatasan sistem berlaku secara efektif.
Baca juga: NVIDIA Bangun Jaringan Pabrik Komputasi dan Dongkrak Kapasitas AI Australia
Proses pembatasan akses dimulai secara bertahap sejak 11 September melalui fitur pembelian instan One-Click Buy. Pada hari yang sama, fasilitas pinjaman margin silang maupun terisolasi untuk aset ini resmi berakhir.
Selanjutnya, layanan Binance Pay dan Binance Pool akan menghentikan dukungan mulai 16 September. Seluruh imbal hasil penambangan akan diselesaikan pada keesokan harinya secara otomatis.
Fitur pinjaman fleksibel dan pinjaman VIP juga menutup opsi agunan menggunakan aset ini. Sistem bursa akan melikuidasi pesanan terbuka jika nasabah tidak menutup posisi pinjaman tepat waktu.
Layanan Binance Earn akan menarik instrumen ini pada 17 September mendatang. Dana pokok beserta akumulasi bunga akan langsung cair menuju dompet spot pengguna.
Program perdagangan salinan (copy-trading) dan produk investasi ganda juga akan ditutup secara serentak. Tindakan delisting USDP ini menyasar seluruh lini produk derivatif serta instrumen pasif investor.
Puncak penutupan aktivitas perdagangan pasar spot berlangsung tepat pada 24 September pukul 03.00 UTC. Bursa akan membatalkan seluruh antrean pesanan beli maupun jual yang masih tersisa di buku order.
Para pengguna bot transaksi wajib menghentikan strategi otomatis agar sistem tidak terhenti mendadak di tengah jalan. Fitur konversi aset receh akan dinonaktifkan sehari sebelum perdagangan resmi ditutup.
Layanan Binance Convert dan penjualan kartu hadiah digital juga berhenti beroperasi bersamaan. Saldo koin yang tersisa di dompet nasabah tidak lagi menampilkan estimasi valuasi harga harian.
Mulai 25 September, bursa menolak pengkreditan seluruh transaksi setoran baru ke alamat dompet akun pengguna. Transfer yang masuk melampaui tenggat waktu tersebut berisiko tertahan tanpa konfirmasi saldo.
Baca juga: Gebrakan Coinbase Bangun Portofolio Otomatis Lewat Akun Kecerdasan Buatan
Penerbit aset, Paxos, menegaskan setiap koin tetap bernilai satu banding satu terhadap mata uang dolar Amerika Serikat. Portofolio cadangan aset terjamin secara aman di bawah pengawasan regulasi perbankan federal Amerika Serikat.
Layanan penukaran langsung ke rekening bank fiat masih berjalan normal melalui situs resmi Paxos. Binance sendiri membuka kesempatan penarikan saldo keluar bursa hingga 24 November 2026.
Investor dapat memindahkan aset menuju dompet pribadi di jaringan Ethereum maupun Solana. Jika pengguna membiarkan saldo hingga 25 November, bursa berhak mengonversi aset ke instrumen alternatif secara sepihak. Keputusan mengenai agenda delisting USDP ini menuntut respons cepat dari para pemilik akun terdaftar.
Penafian
Informasi di website ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan nasihat keuangan. Investasi crypto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan profesional sebelum berinvestasi.






