Likuidasi Pasar Derivatif Menumpuk: Mengapa Tren Harga Bitcoin Turun ke Bawah $80.000?

Eka ApriyantiEka ApriyantiPrediksi HargaOktober 26, 202613 Dilihat

Ringkasan Berita

  • Nilai tukar Bitcoin merosot ke bawah level psikologis $80.000 akibat tekanan likuidasi pasar derivatif dan sentimen makroekonomi.

  • Data CoinGlass mencatat total likuidasi posisi berjangka menembus $154,23 juta yang didominasi posisi long sebesar $117,99 juta.

  • Arus modal keluar produk spot ETF di Amerika Serikat mencapai nilai fantastis sebesar $773,5 juta dalam dua hari perdagangan berturut-turut.

  • Aktivitas deposit pemodal ritel ke bursa melonjak ke titik tertinggi enam bulan sementara kelompok whale menahan aksi penjualan aset.

  • Grafik teknikal harian menguji batas lantai kritis pada area $79.000 menjelang pengumuman keputusan suku bunga Federal Reserve.

Tekanan jual mendadak kembali mengguncang pasar kripto saat grafik pergerakan harga Bitcoin tergelincir jatuh ke bawah level psikologis $80.000. Penurunan tajam ini memicu likuidasi massal posisi berdaya ungkit menjelang pengumuman suku bunga bank sentral Amerika Serikat.

Grafik Harga BTC / USDT

$75,916.57
Memuat…

Data bursa mencatat aset kripto utama ini sempat bertengger pada kisaran $79.947 setelah melemah 1,02% dalam 24 jam terakhir meskipun saat ini harganya sudah naik ke kisaran $80.000. Nilai tukar bahkan sempat menyentuh titik terendah harian di $79.332 dengan kapitalisasi pasar tersisa sekitar $1,61 triliun.

Koreksi ini menyusul kegagalan pembeli mempertahankan momentum kenaikan menuju level resistansi $85.000 pada pekan lalu. Kini para pemodal bersikap sangat waspada menantikan rilis data inflasi penting serta keputusan moneter Federal Reserve. Sikap kehati-hatian investor institusional ini memperberat langkah pemulihan tren harga Bitcoin di pasar spot global.

Baca juga: Multi-Chain Satu Koin: CZ Tanggapi Rencana Jaringan BNB Layer 1 Berkecepatan Tinggi

Gelombang Likuidasi Posisi Long Bernilai Ratusan Juta Dolar

Para pedagang kontrak derivatif menghadapi tekanan margin berat setelah pasar gagal merebut kembali pijakan lantai harga $80.000. Pelemahan harga memaksa bursa menutup paksa ribuan akun perdagangan yang tidak mampu memenuhi batas saldo agunan minimal.

Data analitik CoinGlass mencatat total nilai likuidasi bursa menembus angka fantastis $154,23 juta dan melanda 62.000 pedagang. Posisi long mendominasi kerugian dengan menyumbang $117,99 juta berbanding posisi short yang hanya mencatatkan $36,23 juta.

Likuidasi pada kontrak Ethereum memimpin pasar dengan total kerugian mencapai $43,17 juta selama sesi perdagangan harian. Sementara itu, likuidasi kontrak koin utama menyusul di posisi kedua dengan total nilai mencapai angka $32,94 juta.

Analis Bitfinex sebelumnya telah memperingatkan bahaya penumpukan eksposur futures di tengah tren pergerakan nilai aset yang melemah. Gelombang penutupan paksa ini mempercepat penurunan grafik dan menguji ketahanan batas lantai harga Bitcoin harian.

Outflow Masif Spot ETF dan Penantian Kebijakan Suku Bunga Fed

Kelesuan permintaan institusional kian memperburuk sentimen pasar setelah reksa dana spot ETF di bursa AS mencatatkan penarikan dana. Data Farside Investors memperlihatkan penarikan modal mencapai $635,6 juta pada 22 Oktober dan $137,9 juta pada 23 Oktober.

Total penarikan dana bersih gabungan tersebut mencapai angka masif sebesar $773,5 juta dalam kurun dua hari perdagangan. Produk BlackRock IBIT dan Fidelity FBTC menyumbang porsi terbesar hingga $471,6 juta dari total aliran keluar tersebut.

Kini perhatian seluruh pelaku pasar tertuju pada pertemuan kebijakan Federal Reserve yang berlangsung tanggal 27 hingga 28 Oktober. Konsensus pasar memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga acuan stabil pada rentang 3,75% hingga 4,00%.

Selain keputusan suku bunga, pasar menghadapi rilis indeks inflasi belanja konsumsi pribadi serta kedaluwarsa opsi bernilai $11 miliar. Rangkaian agenda makroekonomi krusial ini memicu volatilitas tinggi yang menekan stabilitas harga Bitcoin di bursa komersial.

Perilaku Kontras Ritel dan Akumulasi Hati-Hati Para Whale

Data transaksi buku besar terdistribusi memperlihatkan dinamika kontras antara perilaku pemodal ritel dan para investor institusi kakap. Analis CryptoQuant Darkfost melaporkan aliran deposit dompet ritel ke bursa Binance melonjak ke level tertinggi enam bulan.

Nilai kumulatif setoran ritel selama tiga puluh hari terakhir melonjak tajam dari $5,5 miliar menjadi $10,75 miliar. Fenomena ini mengindikasikan pemodal kecil memilih merealisasikan penjualan aset pasca memantul dari titik terendah sebelumnya demi mengamankan kas.

Sebaliknya, total deposit dompet berkategori whale justru menyusut drastis dari $5,9 miliar menjadi sekitar $3,8 miliar. Penurunan pasokan koin dari pemodal besar ini membuktikan keengganan investor kelas paus melepas kepemilikan pada level sekarang.

Meskipun transfer bursa meningkat, transaksi tersebut tidak serta-merta membuktikan eksekusi penjualan langsung di pasar spot. Perbedaan perilaku ini menjadi bahan pertimbangan mendalam bagi para analis dalam memproyeksikan pergerakan harga Bitcoin selanjutnya.

Baca juga: Waspadai Risiko Makroekonomi: Arthur Hayes Tutup Posisi Trading Maelstrom Senilai $22,28 Juta

Uji Level Support Kritis dan Prospek Pemulihan Akhir Bulan

Indikator teknikal harian harga Bitcoin saat ini masih memberikan sinyal keuntungan bagi penjual di pasar komersial. Indikator Relative Strength Index bertengger di level 40,94 dan bertahan di bawah garis rata-rata pergerakan netral 50.

Sementara itu, indikator MACD memperlihatkan histogram negatif di angka -378,59 dengan garis utama berada jauh di bawah sinyal. Struktur teknikal ini menempatkan area $79.000 hingga $80.000 sebagai batas support terdekat yang harus pembeli pertahankan.

Penutupan candle harian di bawah $79.000 berisiko membuka pelemahan lanjutan menuju target pengujian level $75.000 dan $70.000. Sebaliknya, pembeli harus merebut kembali level $82.000 guna membuka jalan pengujian dinding resistance pada area $85.000.

Disiplin membaca sinyal teknikal dan manajemen risiko menjadi kunci penting dalam menghadapi ketidakpastian pasar yang bergerak cepat. Pelaku pasar kini menantikan kepastian arah kebijakan moneter global demi mengembalikan momentum penguatan harga Bitcoin jangka panjang.

Penafian
Informasi di website ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan nasihat keuangan. Investasi crypto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan profesional sebelum berinvestasi.

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Tinggalkan balasan


Memuat Pos Berikutnya...
Ikuti
Cari Tren
Populer Saat Ini
Memuat

Masuk 3 detik...

Mendaftar 3 detik...