
Circle memperluas fungsionalitas protokol transfer lintas-rantai CCTP ke aset EURC dan cirBTC di jaringan Layer 1 Arc.
Mekanisme pembakaran dan pencetakan token asli meniadakan kebutuhan kolam likuiditas jembatan konvensional yang rentan terhadap risiko peretasan.
Fitur Gateway terpadu masih terbatas untuk USDC, sementara dukungan saldo multi-aset dijadwalkan meluncur secara bertahap.
Lanskap infrastruktur keuangan terdesentralisasi kembali mencatatkan lompatan teknologi penting dalam menghubungkan likuiditas antar-jaringan. Perusahaan penerbit aset digital Circle resmi memperluas jangkauan protokol Cross-Chain Transfer Protocol pada ekosistem rantai blok Arc. Pembaruan strategis ini menghadirkan efisiensi transfer lintas-rantai untuk mata uang euro digital EURC dan token cirBTC.
Langkah ekspansi ini melengkapi dominasi transaksi USDC yang telah beroperasi sejak peluncuran perdana jaringan utama Arc. Integrasi mutakhir ini menyatukan protokol CCTP, Gateway, serta Forwarding Service langsung ke dalam arsitektur Layer 1.
Pengembang kini memiliki perangkat lengkap untuk mengelola saldo gabungan dan token pihak ketiga secara terpadu. Kehadiran aset baru ini membuka babak baru bagi perputaran modal institusional di pasar digital global.
Sistem ini memperkuat efisiensi pemindahan dana antar-rantai secara instan tanpa mengorbankan standar keamanan siber. Implementasi protokol transfer lintas-rantai ini menjadi fondasi penting bagi interoperabilitas keuangan masa depan.
Baca juga: Strategi Moneter Gedung Putih: Pemanfaatan Token Digital Pacu Adopsi Dolar
Protokol transfer Circle memindahkan aset antar-jaringan dengan rasio nilai tukar satu banding satu secara terjamin. Sistem mengeksekusi mekanisme pembakaran token pada jaringan asal lalu mencetak token asli baru di jaringan tujuan.
Pendekatan teknis ini meniadakan ketergantungan pada kolam likuiditas jembatan pihak ketiga yang kerap menjadi sasaran empuk peretas. Rute pengiriman EURC kini telah menjangkau lima ekosistem besar, meliputi Arc, Avalanche, Base, Ethereum, dan World Chain.
Sementara itu, token cirBTC memfasilitasi perutean langsung antara jaringan Arc dan rantai utama Ethereum. Setiap token cirBTC dijamin penuh oleh cadangan Bitcoin asli yang tersimpan pada kustodian berlisensi Bermuda.
Circle bahkan mengintegrasikan fasilitas peminjaman USDC berbasis agunan cirBTC melalui protokol pasar likuiditas terkemuka seperti Morpho. Keunggulan teknis ini mempermudah investor institusi mengoptimalkan produktivitas modal simpanan kripto mereka secara efisien.
Koneksi transfer pada jaringan Arc mendukung fitur Fast Transfer dengan waktu penyelesaian di bawah sepuluh detik. Sistem Forwarding Service secara otomatis meneruskan transaksi di rantai tujuan tanpa mewajibkan pengguna memegang token gas lokal.
Pengembang aplikasi juga dapat mengutip biaya transfer di jaringan asal secara transparan sebelum transaksi dieksekusi. Namun, layanan penyatuan saldo Gateway saat peluncuran masih terbatas secara eksklusif untuk aset USDC.
Manajemen Circle berencana meluncurkan dukungan saldo Gateway untuk EURC dan cirBTC dalam pembaruan sistem berikutnya. Gateway beroperasi murni sebagai piranti lunak non-kustodian yang tidak menguasai atau menahan dana pengguna secara langsung.
Catatan historis menunjukkan protokol CCTP telah sukses memproses volume kumulatif melampaui 140 miliar dolar di dua puluh rantai. Realisasi peta jalan teknologi ini kian memperkokoh keandalan infrastruktur pembayaran komersial Circle di kancah internasional.
Baca juga: Mengantisipasi Ancaman Komputasi Generasi Baru: Coinbase Perkuat Kustodi Kripto
Infrastruktur interoperabilitas Arc tidak membatasi fungsinya hanya untuk instrumen aset terbitan internal Circle semata. Pengembang luar dapat menerbitkan aset multi-jaringan melalui standar kontrak pintar terpadu bernama Crosschain Token Standard.
Standar ini menyematkan kontrol kepatuhan canggih seperti batas laju transfer, daftar putih pengguna, serta mekanisme penghentian darurat. Seluruh alur kerja ini terangkum praktis dalam kit pengembangan perangkat lunak Bridge Kit dan platform Arc Studio.
Peluncuran fitur ini memperkuat peluncuran jaringan utama Arc yang didukung oleh konsorsium institusi keuangan papan atas dunia. Barisan validator awal mencakup korporasi raksasa seperti Visa, Mastercard, BlackRock, Standard Chartered, hingga SBI Group.
Jaringan ini juga telah mengoperasikan fasilitas valuta asing StableFX untuk penyelesaian mata uang stabil selama 24 jam penuh. Keberhasilan ekspansi transfer lintas-rantai ini mempertegas kesiapan Arc melayani transaksi ekonomi digital korporasi skala global.
Penafian
Informasi di website ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan nasihat keuangan. Investasi crypto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan profesional sebelum berinvestasi.






